PRODUCT

Tata cara pengajuan gugatan perceraian


  1. Untuk perkara perceraian, Pemohon (Suami) atau Penggugat (isteri) mengajukan permohonan atau gugatan secara tertulis atau lisan ke Pengadilan Agama;
  2. Untuk perkara lainnya, Pemohon atau Penggugat mengajukan permohonan atau gugatan ke Pengadilan Agama;
  3. Pengadilan Agama dapat membantu Pemohon atau Penggugat merumuskan permohonan atau gugatan;
  4. Pemohon atau Penggugat pada saat pendftaran membawa fotokopi Buku Nikah, fotokopi KTP, fotokopi Akta Kelahiran Anak, dan lain-lain.
  5. Pemohon atau Penggugat membayar panjar biaya perkara.
  6. Bagi Pemohon atau Penggugat yang tidak mampu (miskin) dapat beracara secara cuma-cuma (prodeo), dengan melampirkan Surat Ketarangan Tidak Mampu dari Kelurahan yang diketahui oleh Camat.

Alasan mengajukan gugatan perceraian

 Alasan yang Dapat digunakan untuk Mengajukan Gugatan perceraian ?
Alasan yang dapat dijadikan dasar gugatan perceraian anda di Pengadilan Agama antara
lain:

  1. Suami berbuat zina, pemabuk, pemadat, penjudi dan sebagainya yang sukar
    disembuhkan;
  2.  Suami meninggalkan anda selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa ada izin atau
    alasan yang sah. Artinya, suami dengan sadar dan sengaja meninggalkan anda.
  3. Suami dihukum penjara selama (lima) 5 tahun atau lebih setelah perkawinan
    dilangsungkan;
  4. Suami bertindak kejam dan suka menganiaya anda, sehingga keselamatan anda
    terancam;
  5. Suami tak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami karena cacat badan atau
    penyakit;
  6. Terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus tanpa kemungkinan untuk
    rukun kembali;
  7.  Suami melanggar taklik-talak yang dia ucapkan saat ijab-kabul;
  8. Suami beralih agama atau murtad yang mengakibatkan ketidakharmonisan dalam
    keluarga.